Gaji Selama 5 Tahun Pahlawan Devisa Asal Cianjur Ini Tak Dibayar

Kisah Sedih TKW Asal Cianjur, Sering Dipukul Jika Minta Pulang, Gaji Lima Tahun Pun Belum Dibayar
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Mantan TKW, Eti binti Udung Nosim (46) asal Kampung Cicantu Babakan RT 03/06, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong, menagih gajinya yang belum dibayarkan selama 5 tahun.

INFo TKI – Sungguh malang nasib yang dialami pekerja migran asal Indonesia asal Cianjur yang bernama Eti binti Udung Nosim (46) asal Kampung Cicantu Babakan RT 03/06, Desa Gekbrong, Kecamatan Gekbrong ini.

Ia pulang dari  Timur Tengah karena sering dianiaya dan tidak dibayar gaji selama 5 tahun oleh majikannya.

Ibu yang mempunyai empat orang anak ini menceritakan,  ia berangkat menjadi PRT ke negara Jeddah Saudi Arabia pada tahun 2010 melalui PT Rahmat Jasa Safira.

Perusahaan tersebut berada di Jakarta Batu Ampar. Ia mengaku bisa pulang ke tanah air pada 2017 silam.

“Saya hanya membawa 2 tahun gaji yang 5 tahun tidak dibayar,” ujar Eti saat melapor ke kantor DPC Astakira Pembaharuan Kabupaten Cianjur.

Ia mengatakan, bekerja di rumah Hamid Abdurahman Alharbi selama 7 tahun dengan gaji per bulannya 800 Riyal Arab Saudi.

Ia memperkirakan total gaji yang belum dibayar mencapai Rp 177.600.000. Selain gaji belum dibayar, kata Eti, ia juga kerap mendapat pukulan jika meminta pulang ke Indonesia.

“Sering dipukul bahkan muka pernah berdarah,” katanya.

Eti mengatakan, selama bekerja di rumah majikannya ia pernah dibawa ke Konsulat Jenderal RI (KJRI) Jeddah untuk mrngurus perpanjangan surat-surat dan mengurus kepulangan.

“Padahal majikan dulu berjanji saat di KJRI mau mengirimkan gaji yang 5 tahun. Tapi sampai sekarang tidak terbukti,” katanya.

Dia berharap kepada pemerintah terutama KJRI Jeddah agar bisa memfasilitasi atas tuntutan gaji yang 5 tahun belum dibayarkan oleh mantan majikannya itu.

“Saya berharap sekali KJRI Jeddah bisa membantu menuntut Hamid Abdurahman Alharbi untuk secepatnya mengirmkan uang gaji,” ujarnya.

Ketua Divisi Hukum DPC Astakira Kabupaten Cianjur, Rahman Saepulloh mengatakan, pihaknya akan memperjuangkan hak mantan PMI tersebut. Pasalnya itu merupakan kewajiban pemerintah untuk membantu hak PMI.

“Kami dan tim akan terus berupaya agar mantan PMI ini dibayar gajinya selama 5 tahun,” kata Rahman.

Ia mengatakan, tuntutan akan mengacu pada undang-undang nomor 18 tahun 2017 tentang pelindungan pekerja migran indonesia disitu tercantum ada perlindungan pra penempatan, masa penempatan dan purna penempatan.

“Makanya kami akan terus perjuangkan. Apalagi kasian itu hasil keringat wajib dibayar,” katanya.(*)

Sumber : Tribun Cirebon

Artikel ini telah tayang di Tribuncirebon.com dengan judul Kisah Sedih TKW Asal Cianjur, Sering Dipukul Jika Minta Pulang, Gaji Lima Tahun Pun Belum Dibayar

Info TKI,  TKW Cianjur, Gaji Tak Dibayar, Timur Tengah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*